Mediacakra89.com (Lhokseumawe)
– Pengamat Ilmu Sosial Politik Aceh Fajri M.kasim P,hD menilai Gubernur Aceh, Nova Iriansyah gagal menciptakan rasa keadilan bagi korban banjir di bumi Pase Aceh Utara. Sabtu, (8/1/2022)
Menurut Fajri M. Kasim, idealnya Nova Iriansyah harus hadir ditengah – tengah puluhan ribu korban banjir. Hal itu Tanggung jawab seorang Gubernur, pemimpin tersebut harus berani dan mampu menjawab berbagai persoalan.
Bukan hanya penyaluran bantuan tanggap darurat, serta menyangkut rehab rekon pasca bencana.
Tetapi nilai kemanusian di dalam bencana alam tersebut begitu tinggi, misalnya bagaimana seorang Gubernur turun langsung ke lapangan melihat sosok keluarga miskin menjadi korban, di mana rumah mereka terbawa banjir, akibat perbuatan illegal logging dilakukan segelintir manusia. Bahkan musibah banjir kali ini sampai menelan nyawa manusia.
“ya,,, saya dengar suara itu dimasyarakat, mengapa Gubernur tidak hadir ditengah-tengah masyarakat. Sementara pemimpin lain nya hadir, seperti Pangdam, Kapolda, Danrem 011 Lilawanngsa mereka bukan hanya berada di sisi masyarakat, tapi mereka juga ber empati mengulurkan tangannya bagi masyarakat,”
Menurutnya, peroalan hancurnya ekonomi masyarakat pasca bencana, juga perlu diperhatikan. Keserisuan Nova Iriansyah, dituntut mampu menghentikan seluruh kegiatan illegal logging.
Sementara itu ditempat terpisah, Wakil ketua Badan Advokasi Indonesia Propinsi Aceh H.M yusuf mengatakan, ketidak hadiran Gubernur Nova ditengah musibah bencana , justru memunculkan berbagai spekulasi dari banyak kalangan. Salah satunya menandakan persoalan banjir Aceh belum mampu ditangani dan dituntaskan, selama menjabat orang nomor satu di pemerintahan Aceh.
“Berarti Gubernur memiliki bawahannya yang bekerja asal-asalan, seharusnya mereka menduduki jabatan ini yang benar ahli dan mengerti dengan penangan banjir.”
H.M Yusuf yang juga tokoh masyarakat Aceh Utara, kesengsaraan warga Aceh Utara selama bertahun-tahun saat menghadapi banjir, begitu kompleks mulai dari illegal logging, bobolnya tanggul sungai, Pendakalan sungai hingga kepada pembangunan waduk sampai saat ini belum terselesaikan pekerjaan tersebut.(fs)








