H.Muhammad Syafi’i Resmi Nahkodai APPMBGI Kabupaten Bengkalis

 

Mediacakra89.com.(BENGKALIS)
– Bertempat di Kantor Pusat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) di Jakarta, sebuah amanah besar disematkan. Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.M., M.S.i, IPU., ASEAN Eng, Ketua Umum APPMBGI, menunjuk langsung dan melantik H. Muhammad Syafi’i sebagai ketua, Iskandar, SH.sebagai sekretaris, Wais Alkorni, S.T. sebagai Bendahara APPMBGI Kabupaten Bengkalis, Minggu, 26 April 2026.

Bacaan Lainnya

Inilah babak baru Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bengkalis. Bukan lagi sekadar wacana, tapi masuk fase kelembagaan. Sebab urusan perut anak bangsa tak boleh dikelola setengah hati, namun butuh rumah, butuh sistem, butuh rasa cinta yang terorganisir.

“Kepengurusan Kabupaten Bengkalis akan segera dirampungkan dengan menghimpun seluruh dapur yang ada di Bengkalis dan ini sebagai langkah strategis mendukung pelaksanaan program nasional tersebut,” Tuturnya

Sosok yang tak asing lagi di kota Bengkalis ini, H.Muhammad Syafi’i yang selalu di sapa Atah Pi’i, mengungkapkan Kehadiran APPMBGI di Kabupaten Bengkalis akan menjadi wadah koordinasi dan komunikasi bagi para pelaku usaha kuliner serta pengelola dapur yang terlibat dalam program MBG.

Agar tak ada dapur yang berjalan sendiri, semuanya satu irama, menyajikan yang terbaik untuk anak-anak generasi bangsa ini.
Skala MBG terlalu besar untuk dikelola serampangan. Ini menyangkut nyawa, masa depan, dan martabat. Karena itu disiplin jadi napasnya.

“Kami ingin memastikan setiap dapur menjalankan operasional sesuai standar kesehatan dan keselamatan publik, dan kami juga nanti akan melakukan silaturahmi dan koordinasi bersama Forkopimda di Kabupaten Bengkalis, agar program strategis nasional ini dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya,” Jelas Ketua

APPMBGI tak hanya bicara sendok dan panci, Ia bicara ekonomi kerakyatan,Tentang UMKM pangan yang naik kelas,tentang ibu-ibu yang dapat kerja, tentang petani yang hasil buminya terserap, peternak yang ayamnya dibeli, nelayan yang ikannya tak lagi menumpuk di pasar. Dari dapur MBG, ekonomi Bengkalis harus berputar dengan proses nya.

Secara konseptual. Ini bukan proyek melainkan investasi pada otak, pada tulang, pada masa depan. Sebab konstitusi berpesan mencerdaskan kehidupan anak bangsa dan tak ada kecerdasan yang lahir dari perut lapar. Tak ada Indonesia emas tanpa anak yang bergizi.

“Maka APPMBGI akan berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan implementasi MBG berjalan efektif dan akuntabel. Kami berkomitmen menjadi mitra kritis dan konstruktif agar setiap anggaran negara yang dialokasikan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi bangsa yang kita cintai ini”, Tegasnya

APPMBGI Kabupaten Bengkalis harus jadi penjuru, terstandar, transparan dan berdampak nyata. Biarlah tiap rupiah negara jadi kalori yang menguatkan. Biarlah tiap butir nasi jadi pondasi Indonesia 2045. Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang memuliakan anak-anaknya.(Aries)

Pos terkait