Mediacakra89.com (Aceh Tamiang)
– Tepatnya tanggal 12 Rabiul Awal 1444 H, Ummat Islam Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang saat ini berlangsung di Desa Perupuk Kecamatan Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang bertempat di Mesjid Baitul Rahman pada Sabtu (08/10/22) dimulai pada pukul 10. Wib.
Panitia pelaksanaan yang di kordinir Amin sebagai Datuk Penghulu Desa Perupuk mengundang Al, Ustad H.Riswanto, S.Kom, MA sebagai penceramah berasal dari Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang.
Dalam tausyiahnya Al Ustad menyampaikan bahwa, peringatan Maulid ini sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah dengan adanya nabi yang terakhir (nabi Akhir Zaman) yang telah memberikan tatanan dan tuntunan kehidupan bagi umat Islam sehingga dalam menghadapi roda kehidupan apapun rintangan kita, dapat kita jalani dengan penuh kesabaran sesuai dengan apa yang telah Rasulullah sampaikan kepada ummatnya. dengan Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini adalah sebagai bukti Kecintaan kita (ummat Islam) kepada Nabi Muhammad Rasulullah SAW. “imbuhnya”
“Dihari yang sama waktu yang berbeda Ketua Mukim Kecamatan Bendar Pusaka dan juga Tokoh masyarakat Desa perupuk Bahrani SE saat diwawancarai Media Cakra89 mengatakan, Setiap tahunnya Tradisi /budaya yang sudah turun temurun dalam peringatan Maulid Nabi diperingati pas jatuh tanggal 12 Rabiul Awal pada saat itu juga masyarakat di Desa Perupuk sebelum tausyiah agama di mesjid melaksanakan kenduri dirumah yang sudah disepakati tempatnya, dengan melakukan doa/zikhir bersama memohon kepada Allah serta shalawat kepada Rasulullah agar kita tetap menjadi orang – yang taqwa terhindar dari malapetaka.”jelasnya”
Lanjutnya lagi, usai acara Tausyiah dan sholat Zhuhur para jamaah/tamu undangan dilanjutkan dengan acara makan bersama, ini adalah sebagai bentuk rasa kekeluargaan dan menguwatkan tali silaturrahim sesama ummat islam, hal ini sudah menjadi tradisi yang harus dipertahankan, dan salah satu peninggalan Budaya dari leluhur. “Kata Bahrani mengakhiri’
Turut hadir pada peringatan tersebut, Kepala Mukim, Datok Penghuku Kampung Perupuk serta perangkatnya, Tokoh agama, tokoh adat, tokih masyarakat, remaja masjid, kelompok perwiritan, masyarakat setempat dan para undangan.”(Hrp).








