Momen Idul Fitri 1446 H. “Bahagia Dalam Kemacetan di Jalan”

 

Oleh : Sutikno

Bacaan Lainnya

Mediacakra89.com (Padang)
– Idul Fitri adalah momen untuk merayakan hari kemenangan umat muslim dalam memperkuat silaturahmi dengan keluarga, teman, dan masyarakat setelah menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh pada bulan suci Ramadhan dalam meningkatkan kualitas diri. Perayaan hari raya Idul Fitri untuk tahun ini bertepatan 1 Syawal 1446 Hijriah/31 April 2025 Masehi.

Momen Hari Raya ke-dua Idul Fitri 1446 H di Sumbar, meskipun para pemudik yang mengalami kemacetan, namun tetap bahagia menikmati perjalanan wisata yang akan di tuju. Sumatera Barat, banyaknya destinasi objek wisata yang selalu ramai di kunjungi. Objek wisata yang menawarkan keindahan alami serta objek wisata Pantai Air Manis Padang yang menarik pengunjung di kenal dengan Legenda Malin Kundang, serta PemandianTirta Alami Padang Pariàman.

Pantai Malin Kundang terkenal dengan legenda seorang anak yang durhaka kepada ibunya dan di kutuk menjadi batu. Destinasi wisata ini selalu ramai di kunjungi masyarakat pada hari libur dan hari besar yang datang dari luar kota maupun manca negara. Wisata Pemandian Tirta Alami, yang berjarak 30 KM dari Kota Padang. tepatnya di Nagari Sungai Limau, Kecamatan Sungai Limau, Padang Pariaman. Pemandian ini menawarkan keindahan alami yang dapat di nikmati oleh pengunjung.

Buk Marni (47) pedagang makanan dan minuman di Pemandian Tirta Alami, saat di wawancarai tentang objek wisata ini mengungkapkan, sudah 30 tahun lebih saya dan keluarga berdomisili di sekitar Pemandian Tirta Alami. Menurutnya lagi Pemandian Tirta Alami ini sudah ada sejak zaman dahulu, selama berabad-abad air pemandian ini memiliki kekuatan penyembuhan dan spritual, Ujarnya kepada media ini.

“Saya sudah 30 tahun lebih tinggal bersama warga yang lain berjualan di sekitar Pemandian Tirta Alami ini. Kata orang tua terdahulu air pemandian ini memiliki kekuatang spritual yang berasal dari sumber air alami yang mengalir dari pegunungan di tengah-tengah hutan yang rindang dan memiliki pemandangan alam yang indah. Berasal dari bahasa sanskerta, Tirta Alami yang berarti Air Suci (Air Alami)”.

“Saat ini sudah banyak yang mengunjungi Pemandian Tirta Alami ini. Sudah mulai ramailah sekarang, semenjak pariwisata daerah di kembangkan oleh Dinas Pariwisata Pemda Padang Pariaman dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, saya berharap wisata Pemandian Tirta Alami selalu di kunjungi orang dan terus ramai, sehingga pengunjung banyak yang belanja sehingga secara ekonomi membantu juga masyarakat yang berdagang”, Tutup Buk Marni

Pos terkait