Kukerta UNRI Berdampak 2026 Menanam Bibit Mangrove dan Olah Buah Kedabu Jadi Permen Serta Cuko Pempek Ikan Lomek

 

Mediacakra89.com (SIAK)
– Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) di Kampung Kayu Ara Permai, menginisiasi program konservasi dan pemanfaatan mangrove terintegrasi di kawasan pesisir melalui dua fokus utama yang saling melengkapi.

Bacaan Lainnya

Dari sisi pelestarian fisik pesisir, mahasiswa melaksanakan proses pembibitan hingga penanaman sebanyak 100 bibit mangrove jenis *Avicennia alba* atau api-api hitam. Spesies ini dipilih secara khusus karena memiliki sistem perakaran yang sangat kuat dan daya tahan tinggi terhadap gelombang, sehingga menjadi pilihan untuk menahan abrasi, menstabilkan sedimen, dan merehabilitasi benteng alami pantai.

Bersamaan dengan upaya restorasi pantai tersebut, tim KKN UNRI juga memanfaatkan potensi vegetasi mangrove eksisting di kawasan sekitar, khususnya buah kedabu (Sonneratia caseolaris), untuk diolah menjadi produk pangan bernilai ekonomi tinggi.

Ekstrak buah kedabu yang memiliki cita rasa asam segar alami berhasil diolah menjadi cuka kuah pempek (cuko) sebagai pengganti asam sintetis yang lebih ramah di lambung. Inovasi tersebut dipadukan dengan pembuatan pempek berbahan dasar ikan lomek *Harpodon nehereus* sehingga menghasilkan produk khas pesisir dengan cita rasa lokal yang unik melalui penggunaan kuah (cuko) berbahan buah kedabu.

Selain itu, buah kedabu juga dikembangkan menjadi permen yang kaya akan vitamin C dan antioksidan, sehingga memberikan nilai tambah baik dari aspek kesehatan maupun ekonomi. Pembagian peran ini membuat program berjalan secara realistis dan berkelanjutan, yaitu dengan memfokuskan *Avicennia alba* pada perlindungan ekosistem pesisir, sementara buah kedabu dimanfaatkan sebagai bahan baku produk pangan inovatif untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. (Red)

Pos terkait