KLHK Perivikasi Teknis Sabjek Dan Objek Status Lahan Perhutanan Sosial Kampung Dosan

Mediacakra89.com.(SIAK)
– Staf Ahli Kementrian Lingkungan Hidup Kehutanan Dr. Afni.Z, M.Si beserta jajaran Kehutanan Riau melakukan perivikasi teknis sabjek dan objek seluas 1.330 Ha lahan Perhutanan Sosial Gapoktan Kampung Dosan, bertempat di taman Khalifah Sulaiman Kampung Dosan Kecamatan Pusako Kabupaten Siak Riau. Kamis, (9/2/2023)

Bacaan Lainnya

Kegiatan perivikasi Perhutanan Sosial di hadiri Camat Pusako Nurfa Octolita, SE, Penghulu Kampung Dosan Zamri, S. Ag, SSD Sinarmas Foresty Deni Wujaya, S. Hut., Kasi BPSKL Wil 3 Sumatra Manase, DLHK Provinsi Riau Adil Kanova, KPH Tasik Besar Serkap Lim Swiking, LSM Elang Janes Sunaga, Jajaran PT. Arara Abadi, Perangkat Kampung, RT/RW, Para Tokoh, Peserta Perivikasi dan Undangan lain.

Staf ahli KLHK Dr. Afni Z, M, Si mengatakan, ini kegiatan perivikasi teknik sabjek dan objek Perhutanan Sosial.
“Perivikasi Perhutanan Sosial Kampung Dosan nantinya akan bermitra dengan PT. Arara Abadi yang sudah di sepakati sebelumnya di Jakarta, kemitraan kehutanan ini akan terjadi bila antara Perusahaan dengan masyarakat bersepakat. Kabupaten Siak periode ini paling terbesar, dari luasan lahannya sekitar 1.330 Ha lebih dari 500 penggarapnya.

Dalam kemitraan kehutanan ini statunya tetap kawasan hutan, namun demikian masyarakat akan memegang SK dari Mentri Kehutanan untuk membuat pihak Perusahaan dan masyarakat setara di mata hukum, untuk saling menjaga kawasan yang mempunyai hak di dalamnya, agar masyarakat waspada, tidak terjadi KARHUTLA di wilayah tersebut. “Ungkap Dr. Afni kepada awak Mediacakra89.com”.

Menurutnya lagi, pola program Perhutanan Sosial ada 5 yaitu Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat dan Hutan Kemitraan Kehutanan. Untuk target pola kemitraan kehutanan se- Riau seluas 1.2 juta Ha, terbesar se-Sumatra, dan nomor 2 secara Nasional setelah Papua. Ada beberapa Kabupaten yang akan segera di perivikasi teknis sabjek dan objeknya, Kabupaten Bengkalis, Rohul, Rohil, Kampar, dan Meranti.

SSD Sinarmas Foresty Deni Wijaya menyebut, kemitraan kehutanan ini di tunjuk langsung oleh Pemerintah, tujuannya untuk menangani resolusi konflik berkepanjangan oknum masyarakat dengan Perusahaan. Dengan perivikasi teknis sabjek dan objek status Perhutanan Sosial Kampung Dosan, Perusahaan dapat berinvetasi dengan aman, nyaman dan damai. Dapat di kelola secara bersama terjalin kemitraan antara maysarakat dan Perusahaan PT. Arara Abadi, Ujarnya.

Menyikapi kegiatan perivikasi teknis sabjek dan objek Perhutanan Sosial Kampung Dosan, Penghulu Zamri, S.Ag mengatakan, ini baru perivikasi sabjek dan objek yang sifatnya belum final dan masih butuh proses. Namun demikian kami menyambut baik perivikasi tersebut biar ada kejelasan dan harapan masyarakat kedepan, semoga kesepakatan pola kemitraan antara masyarakat khususnya Kampung Dosan dengan PT. Arara Abadi dapat terjalin. Jelas Penghulu.

Ianya (Penghulu Zamri) juga merinci bahwa Gapoktan Kampung Dosan saat ini terdiri dari 16 kelompok, dan tiap kelompok berjumlah 30 orang. Kami berharap kepada Sahli KLHK dan tim perivikasi teknis sabjek dan objek Perhutanan Sosial Kampung Dosan prosesnya dapat segera final dan menjawab semua persoalan selama ini, sehingga kesepakatan tiap kelompok dengan Perusahaan terjalin untuk dapat bermitra.(Sutikno)

Pos terkait