Partai Aceh : Silaturahmi Merupakan Amunisi, Sekaligus Kekuatan Baru di Tahun Politik

 

Mediacakra89.com (Lhokseumawe)
– Menyikapi suasana tahun politik, Partai Aceh (PA) akan menyisir sekaligus menghimpun kekuatan baru, dengan pendekatan silaturahmi. Konsep tersebut merupakan langkah jitu merekrut kembali mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang pernah bersebarangan dengan Pemerintah.

Bacaan Lainnya

Ketua DPW PA Kota Lhokseumawe Tengku Husaini mengatakan, PA siap turun ke lapangan mengajak kembali rekan-rekan yang pernah kecewa dengan perjuangan PA selama ini. Ajakan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan Pemilu 2024, namun lebih kepada membangun silaturahmi tali persaudaraan kami.

“Ini tidak ada urusan dengan pemilu apalagi soal kursi, kami ingin turun ke lapangan menjumpai saudara kami, rekan kami seperjuangan. Kami menyadari ada beda pandangan perjuangan mereka dengan kami dalam hal mewujudkan perdamaian, kemakmuran berdasarkan UUPA.” Ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPW PA Kota Lhokseumawe, Tengku Husaini usai dikukuhkan kembali secara aklamasi menjadi ketua priode 2022 – 2027, yang berlangsung di Hotel Diana, Jumat (30/12/2022).

Tengku Husaini dalam sambutannya menjelaskan, :
“Di tahun 2017, di tahun di dimana ada pihak menginginkan PA yang lahir dari Mou Helsinki ini hancur. Tidak sampai di situ, Ketua umum PA juga dihujat sedemikian rupa, termasuk juga Wali Nanggroe. Ada musuh dalam selimut, termasuk kontra intelijen mengingkan partai lokal ini hancur berkeping dalam situasi yang sulit seperti sekarang ini, ungkapnya.

Dalam wawancaranya dihadapan sejumlah media Lokal dan Nasional, Ketua DPW mengakui, meskipun partai lokal ini mengalami situasi rumit, namun dirinya membantah adanya kegoncangan dalam tubuh partainya, malah untuk saat ini PA masih solid dan saling menjaga persatuan. Oleh karena itu, ranting partai akan menjadi pusat perhatian pimpinan DPW, dengan jalan menjadwalkan secara rutin pertemuan mulai dari Desa.

“Kita harus memberikan pemahaman sesering mungkin, bahwa PA ini lahir dari kesepahaman antara pihak RI dengan GAM, disini kita faham kawan – kawan kita di lapagan terjebak politik praktis yang mereka ibaratkan partai politik ini seperti perusahaan atau PT, tetapi kita bukan seperti itu, PA lahir justru dari perjuangan seluruh bangsa Aceh”.

Selama kepengurusan DPW PA Kota Lhokseumawe periode 2017 hingga 2022, PA mendapatkan dana bantuan Parpol sesuai UU parpol, di tahun 2018 sebesar 270 juta rupiah lebih, tahun 2019, sebesar 164 juta rupiah lebih, tahun 2021 sebesar 146 juta rupiah lebih dan tahun 2022 sebesar 146 juta rupiah lebih.

Hadir dalam Muswil ke 3 tersebut terdiri Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PA, MUNA Kota Lhokseumawe, Panglima Sagoe, Panglima Daerah, Srikandi dan pengurus DPW PA.(fs)

Pos terkait