Mediacakra89.com (Aceh Tamiang)
– Wakil Bupati Aceh Tamiang T. Insyafuddin ST, pimpim Rapat Koordinasi Permasalahan Persampahan di wilayah Kota Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang bertempat di ruang rapat Bupati Aceh Tamiang Jln. Ir. H. Juanda Desa Bundar Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang pada Selasa, (24/05/0222) pukul 14.00 wib.
Turut hadir diantaranya :
Wakil bupati Aceh Tamiang H. T. Insyafuddin, ST, Kepala Bappeda AcehTamiang Syahri SP, Kadis Perhubungan Aceh Tamiang Drs Syaibun Anwar,
Kadis Pol PP dan WH Plt Fadilluk Tahir SE, Kadis Koperindag Rafii SE,
Kadis Lingkungan Hidup Surya Luthfi, S. STP, Kadis PMPTSP (Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Aceh Tamiang Dra. Fauziati,
Para Datuk Penghulu wilayah Kecamatan Kota Kuala Simpang.
Dalam Rapat Koordinasi tersebut Wabup menyampaikan bahwa, pada intinya permasalahan sampah khususnya di wilayah Kecamatan Kota Kuala Simpang disebabkan tingkat kesadaran masyarakat pada sampah masih dianggap sangat kurang maksimal. Sampah dihasilkan manusia setiap melakukan aktivitas sehari-hari. Pengelolaan sampah menerapkan paradigma baru yaitu pengelolaan sampah secara holistik dari hulu sampai hilir, untuk meminimalisir permasalahan sampah maka harus ada pengelolaan sampah dari sumbernya.” sebut Wabup”
Lanjutnya, Sampah yang dibuang ke alam secara terus menerus akan menumpuk dan menimbulkan berbagai permasalahan, seperti penyakit, banjir serta permasalahan lainnya. Jika sampah dibuang disembarang tempat juga akan
menyebabkan lingkungan kotor serta tidak enak untuk dipandang dan menimbulkan bau tidak sedap.
Oleh karena itu diperlukan perhatian khusus dalam mengatasi permasalahan sampah. Pengelolaan sampah merupakan kegiatan yang sistematis, menyeluruh dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah.
Pengelolaan sampah perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan. Masyarakat masih sangat memerlukan edukasi agar kepedulian mereka terhadap sampah lebih tinggi.” Ujar wabup”
Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surya Luthfi, S. STP mengatakan,
kami telah bekerja secara maksimal dengan meletakkan bak sampah di titik-titik strategis. Namun kami mengakui masih ada kekurangan yang menjadi kendala di lapangan bersama tim.
Tempat pembuangan akhir (TPA) di Kabupaten Aceh Tamiang kondisinya sudah hampir penuh dan belum memiliki TPA yang baru. Metode penanganan sampah di TPA mengoperasikan metode Sanitari Landfill namun masih belum bisa dilaksanakan dengan optimal.
Saat ini kami dan Tim membutuhkan sarana dan prasarana berupa Dump Truck, Armroll, truck ninja, gerobak sampah, TPS (Tempat Pembuangan Sementara) Bak Container, roda tiga VIAR, excavator dan bulldozer.”ujar kepala BLHK”
Sambung kepala BLHK, dari Rapat koordinasi ini diharapkan kepada seluruh peserta rapat agar kiranya dapat memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat agar dapat mentaati ketentuan serta aturan membuang sampah, baik lokasi maupun waktu yang ditentukan, sehingga akan membantu dan mempermudah petugas kebersihan demi untuk keindahan dan kebersihan Kota Kuala Simpang dan Kab. Aceh Tamiang.”tutupnya.(Hrp/spm)







