Mediacakra89.com.(Lhoksukon)
– Setelah tanggul banjir di desa Meunasah Jok kecamatan Lhoksukon di perbaiki, satu persatu tanggul banjir di Aceh Utara, lain nya mulai dikerjakan dalam tahun ini, walau bersifat darurat.
Kepala BPBD Aceh Utara Asnawi Kamis (31/3) mengatakan perbaikan tanggul sungai di kecamatan Bandar Baro tetap mengikuti keadaan sebelumnya, dari bentuk tanggul, panjang dan lebar tanggul.
“Tanggul terbuka di desa Ulee Nyeue dan gampong paya dua sepanjang 73 meter dgn lebar 4 meter ketinggian 3.5 meter, pengerjaanya memakan waktu beberapa hari, dan kita mengerahkan satu alat berat Becho dan juga dari pengerjaan itu kita tempatkan pengawas kita dilapangan”
Sementara itu Camat Banda Baro Muhammad Amien, mengatakan, perbaikan tanggul tersebut ditunggu-tunggu masyarakat, karena selama tanggul ini jebol akibat banjir awal tahun lalu, petani kerap mengalami kerugian materil.
Kerugian itu, puluhan lahan persawahan di kecamatan tersebut kurun waktu 3 bulan ini, gagal tanam akibat lahan persawahan beberapa kali terendam banjir, akibat luapan sungai.
Dengan selesainya perbaikan tersebut, para petani kembali dapat turun ke sawah, walau musim tanam tahun pertama telah berlalu.
Peninjauan ke lokasi tanggul secara langsung dilakukan Camat Banda Baro bersama tim BPBD dan Keujruen Blang Kecamatan Banda Baro Zoel.
Selama pengerjaan tersebut, ungkap camat, selama pengerjaan tersebut pihak kontraktor tidak menemui kendala dilapangan, bahkan upaya percepatan perbaikan sepenuhnya mendapat dukungan penuh dari mastarakat kecamatan tersebut.
Pada kesempatan yang sama Camat Banda Baro juga meninjau perbaikan tebing sungai di Gampong mengalami longsor akibat banjir. (fs)







