Mediacakra89.com (LHoksukon)
– Kendati Kemajuan Tehknologi dan Informasi kian pesat saat ini, namun proses Isra’ Mi’raj merupakan sebuah perjalanan Rasulullah SAW menempuh perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW mengendarai buraq, yang hanya membutuhkan waktu sangat singkat.
Hal itu disampaikan Tengku Taufik dalam sambutan ceramahnya pada peringatan Isra’ Mi’raj tingkat Kabupaten Aceh Utara, berpusat di Mesjid Agung kota Lhoksukon.
Senin, (28/2/2022)
Tengku Taufik mengungkapkan, teknologi transportasi kehendak Allah yang terjadi saat itu peristiwa menggemparkan tanah Mekkah kala itu, bahkan sampai saat ini di seluruh dunia. Peristiwa ini sulit dipahami dengan akal sehat manusia sampai saat ini, ternyata mukjizat bagi Nabi Besar Muhammad SAW, salah satu bentuk teknologi diperlihatkan Allah pada Nabi Muhammad dan diyakinkan pada umatnya sampai sekarang.
Tgk.Taufik menyayangkan, kemajuan tehknologi informasi (IT) dewasa ini justru banyak mendatangkan sisi bahayanya generasi muda, apabila salah menggunakannya.
Dicontohlkan, dalam menggunakan dunia maya salah membuka buka konten maka akan terjerumus ke hal yang mengundang dosa.
Oleh karena itu diperlukan peran orang tua mengontrol anaknya dalam memamfatkan Teknologi tersebut dalam kehidupan sehari hari.
Lebih dari itu harapannya, dengan berkembangnya teknologi dunia maya saat ini hendaknya para orang tua juga mampu mengajak anak mereka lebih memahami arti perjalanan isra mi’raj.
“Nah, teknologi masa kini yang mencapai kemajuan yang tinggi telah terjadi perubahan pergeseran aqidah ummat, generasi berikutnya akan terjebak dalam video-video yang tidak sesuai dengan aqidah ahlussunnah waljamaah, bahkan ada yang lalai,”
Hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, Imum Besar Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon Tgk H Jamaluddin Ismail atau Walidi.
Pada kesempatan tersebut juga diwarnai dengan penyerahan papan bunga dari panitia pelaksana bertuliskan “mohon maaf Shalat”.
Papan bunga bertujuan mengajak para pedagang di Kota lhoksukon, apabila masuk waktu shalat tiba, dapat menghentikan aktifitas jual beli.
Penceramah juga berharap agar generasi muda pinter menggunakan teknologi informasi.
Peringatan Isra’ mi’raj di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, digelar secara sederhana dengan tausyiah, zikir dan doa bersama.
Dilanjutkan penyerahan pamplet untuk pedagang Lhoksukon “Maaf Shalat” sebagai ajakan menghentikan jual beli pada waktu shalat tiba. Wakil Bupati Fauzi Yusuf juga menyaksikan pemasangan baliho himbauan bagi masyarakat.(fs)







