Mediacakra.89.com (Lhoksukon)
– Pengerukan sungai di Kabupaten Aceh Utara, salah satu upaya mengurangi resko banjir setiap tahunnya.
Muhklis Salah seorang pengusaha asal kota Bireun mengatakan, sungai di membentang di Aceh Utara hampir seluruhnya mengalami pendangkalan.
4 sungai di daerah ini memiliki kedalamannya tidak jauh beda antara di hulu dengan muara sungai, ditambah lagi sedimen lumpur dari hulu sungai membuat pengerakan air menjadi lambat ke menuju ke laut.
Menurutnya, pasca bencana alam ini, keberdaaan DAS Kreung Pase, DAS Kreng Kereuto, DAS Kreung Peuto dan DAS Jambo Aye memerlukan pengerukan sungai.
Hal itu dsampaikan Muhklis usai penyerahan bantuan bantuan PT. Takabea perkasa Group kepada korban pengungsian di desa Bringen Kecamatan Lhoksukon Jumat (7/1).
“atau paling tidak dengan cara melebarkan bibir sungai, maka kondisi banjir juga dapat diminimalisir, kita lihat saja pak, antara air yang sudah sudah surut di sungai saat ini, sama ketinggian nya dengan daratan, ini menandakan lumpur ataupun material d idasar sungai sudah menumpuk.”
Sementara itu, pasca banjir masa tanggap darurat yang memasuki hari ke 8, bantuan kemanusiaan korban banjir Aceh Utara, terus mengalir dari berbagai pihak. Pemerintah daerah kabupaten Aceh Utara sendiri hingga sabtu sore (8/1) terus mendistribusikan bantuan salah satunya bantuan sembako dari Presiden Jokowi. (fs)







