Badan Pengkajian Teknologi Pertanian Sumut, Gandeng PT.Daun Agro Nusantara Untuk Peningkatan Hasil Panen Padi 8 Ton Per Hektar

 

Mediacakra89. Com (Medan)
Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Utara yang merupakan perpanjangan tangan struktural Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia melakukan kegiatan penandatangan Nota Kesepahaman dengan PT Daun Agro Nusantara dalam hal penelitian, pengembangan dan peningkatan produksi pertanian di Provinsi Sumatera Utara.
Senin, (30/08/2021)

Bacaan Lainnya

Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan tindak lanjut kolaborasi antara lembaga penelitian pemerintah dengan sektor swasta yang bergerak di bidang pertanian.

“Kita sangat tertarik dengan Daun Agro dengan konsep offtaker dan ekspansi tani mitra binaan yang tersebar di beberapa daerah sumatera utara khusunya di tanaman pangan padi dan jagung”, demikian ujar Kepala BPTP Sumatera Dr. Khadijah El Ramija, S.Pi, MP dalam sambutan pada kegiatan penandatangan kerjasama tersebut.

Khadijah juga menyampaikan bahwa BPTP Sumut, punya banyak pengalaman dalam hal pertanian, termasuk pada tanaman pangan padi dan jagung. Banyak uji coba dan penelitian kita bisa kita bangun kolaborasi dengan Daun Agro untuk meningkatkan produktifitas dan ketahanan tumbuhan dari berbagai hama dan penyakit. “Kita siap support Daun Agro dalam pendampingan Budidaya kepada petani mitra binaan Daun Agro yang tersebar di beberapa daerah”, termakasuk khusus di Kecamatan Sorkam dan Sosorgadong Tapanuli Tengah yang saat ini menjadi mitra offraker Daun Agro”, kita siap menurunkan para praktisi dan peneliti kita untuk bisa terjun Tapanuli Tengah. Intinya kita siap membantu yang terbaik untuk bisa meningkatkan produksi pertanian, terlebih petani millenial yang menjadi konsen Daun Agro.

Sementara itu di tempat yang sama, CEO Daun Agro M Hadi Nainggolan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Pertanian, khususnya saat ini kepada BPTP Sumatera yang mendukung program offtaker dan kemitraan tanaman pangan Daun Agro. Kita menantang Kepala BPTP Sumut untuk bisa langsung aksi nyata menurunkan tim praktisi dan pakar komiditi padi dan jagung di daerah yang ada mitra binaan Daun Agro. Termasuk untuk di Tapanuli Tengah.

“Pasca tanda tangan nota kesepahaman ini saya menantang langsung BPTP Sumut untuk bisa melakukan kerjasama program aksi untu di Tapanuli Tengah sebagai pilot project awal, bagaiman kita bisa berkolaborasi untuk bisa mencapai target rata-rata hasil produktifitas 8 ton per hektar di Kecamatan Sorkam dan Sosorgadong”, kita perlu langkah-langkah kolaborasi aksi yang nyata, imbuh Hadi Nainggolan dengan penuh semangat.

Hadi juga menyampaikan Daun Agro dan BPTP Sumut kedepan harus lebih bisa menjadi mitra kolaborasi yang saling memberikan benefit antara kedua belah pihak, dan tentunya bisa berkontribusi untuk membuat petani maju dan sejahtera.

Kegiatan penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung di Saung BPTP Sumut, dengan peserta terbatas dan mengikuti prokes covid-19. Tampak hadir jajaran staf dari BPTP Sumut dan beberapa staf dari Daun Agro. (RUDY)

Pos terkait