KAWASAN INDUSTRI TANJUNG BUTON BAGAIKAN MUTIARA YANG SIAP BERKILAU

SIAK – Pandemi Covid 19, bukan lah suatu halangan yang mengganggu lajunya aktifitas bongkar-muat logistik antar Negara dan antar Pulau di Pelabuhan Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau yang di kelola oleh BUP PT Samudera Siak. (Media Cakra89.com, 8-8-2021)

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data dari Pemerintah Pusat, bahwa Kawasan Industri Tanjung Buton termasuk salah satu dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Propinsi Riau.

 

Pada hakekatnya, Kawasan Industri ini sudah ditopang oleh keberadaan Dermaga Pelabuhan Tanjung Buton sebagai salah satu sarana pengiriman logistik, dimana kehadiran Kapal-Kapal Mancanegara maupun Kapal domistik. Berdasarkan data dari menejemen BUP PT. Samudera Siak selaku pengelola pelabuhan tersebut, setiap tahunnya volume kegiatan bingkar-muat logistik menunjukan grafik yang meningkatan.

Hal ini sudah tentu menggoda para investor yang ingin berinvestasi di Kawasan Industri Tanjung Buton, dimana dalam waktu dekat ini akan dibangun galangan kapal oleh salah satu perusahaan swasta nasional dengan luas lahan yang disediakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Siak lebih-kurang 16 Ha dan perizinannya sudah matang.

 

Berdasarkan ekspos di kantor Bupati Siak beberapa waktu yang lalu oleh menejemen perusahaan tersebut, dimana nantinya pada diarea galangan kapal ini akan di bangun industri pembuatan kapal, tongkang besi, peti kemas dan sebagainya.

Disamping itu juga ada investor dari Taiwan yang tertarik ingin mendirikan pabrik baja di Kawasan Industri Tanjung Buton dan lahannya sudah dipersiapkan juga oleh PT KITB selaku BUMD pengelola kawasan yang didukung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Siak.

 

Pematangan rencana perluasan pembangunan area dermaga Pelabuhan Tanjung Buton untuk menampung berbagai aktifitas bongkar-muat logistik kedepannya seperti pembangunan pelabuhan peti kemas dan CPO, sudah di gagas bersama oleh stockholder dan komitmen kerjasama antara BUP PT. Samudera Siak selaku pengelola jasa usaha kepelabuhan dengan investornya tinggal menunggu waktu untuk dilaksanakan pembangunannya dan insyaallah secara bertahap.

Apabila hal ini secepatnya terlaksana, sudah tentu membawa dampak yang besar dan positip kepada masyarakat Sungai Apit dan sekitarnya, sehingga lapangan kerja baru akan terbuka lebar dan perekonomian masyarakat akan menggeliat.

 

Apalagi dwngan mulai membaiknya perekonomian Indonesia, bahkan berdasarkan data terbaru, dimana negara ini mulai terlepas dari belenggu resesi ekonomi dalam melawan pandemi Covid 19, Tentu saja membuat para investor mancanegara maupun swasta Nasional bergairah kembali untuk menanamkan modalnya.

 

Bukan lah sesuatu hal yang mustahil, jika nantinya Kawasan Industri Tanjung Buton pengembangan akan terealisasi dengan cepat, jika semua persyaratan administrasinya terpenuhi, maka tentu kawasan ini bagaikan “mutiara yang siap berkilau”, dimana lirikan mata para investor untuk berinvestasi sudah mulai tampak, apa lagi dengan baiknya arah kebijakan ekonomi Indonesia dalam sektor ekspor-import logistik dipermudah sampai ke Daerah.

Penulis : SUHAIRI, SH.
Ass. Menejer Personalia BUP PT. Samudera Siak.

Pos terkait