Direktur Media Cakra 89 Sebut, Pencandu Games Online Mengakibatkan Fatal Bagi Anak- Anak

Mediacakra89.com (SIAK)
– Salah satu efek dari Game Online adalah kecanduan. Kondisi ini dikenal sebagai Gaming Disorder atau prilaku bermain Game yang di tandai oleh gangguan kontrol saat bermain, Penderita gangguan ini juga lebih memprioritaskan bermain Game di banding Aktivitas lainnya.

Seseorang mengalami Gaming Disorder maka ada perubahan fungsional dan struktural dalam sistem syaraf, terutama pada sistem yang mengatur perasaan senang, belajar dan motivasi. Ternyata, perubahan otak yang dialami oleh pecandu game online sama dengan perubahan yang terlihat pada kelainan kecanduan lainnya.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut di katakan Direktur Media Cakra 89 Sutikno kepada wartawan, Minggu, (27/06/2021)
bahwa pada masa Pandemi Covid-19 dalam bidang pendidikan yang memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh atau dalam jaringan, membuat sejumlah anak-anak bermalas-malasan hingga membuat anak jenuh dan memilih kegiatan bermain game online.

Selain itu, Sutikno juga mengharapkan kepada sejumlah tokoh pendidikan agar ikut mengkritisi kemajuan zaman tekhnologi pada permainan game online tersebut, yang dapat berakibat fatal bagi para anak.

Dengan maraknya game online tentu sangat berpengaruh terhadap perkembangan atau perilaku serta kesehatan anak anak, sehingga mengakibatkan menjadi kurang kreatif dan kurangnya keinginan belajar sesuai usia dan jenjang pendidikannya. Dampak sosial anak anak bisa terpengaruh pada lingkungan sekitarnya seperti mencuri, kekerasan dalam bergaul, narkoba, dan lain-lain.

Maka dari itu, Peran serta pemerintah dalam meningkatkan pengawasan dan mensosialisasikan bahaya game online sangatlah penting, tentunya dengan melibatkan semua OPD dan lembaga terkait agar kedepannya mendapatkan generasi yang beriman, sehat dan cerdas,” Kata Sutikno Direktur Media Cakra 89 itu.

“Tak kalah pentingnya fungsi kontrol atau pengawasan dan pembinaan dari orang tua terhadap anaknya. Apalagi dengan kondisi Pandemi Covid-19 saat ini dengan belajar melalui daring/online tentunya anak anak banyak di rumah dan di luar rumah,” ujar Sutikno lag.(izam)

Pos terkait