Penegakkan aturan prokes Masih terus dilakukan Personel Koramil 12/PWK Sabak Auh di Kampung Bandar Pedadah

 

Mediacakra89.com (SIAK) – Peraturan Pemerintah Kabupaten Siak, Riau, Setelah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan kini menerapkan New Normal atau adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini bertujuan, guna mempercepat penanganan covid 19 dalam hal kesehatan dan sosial
ekonomi. Namun masyarakat tetap dihimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Walaupun saat PSBB telah berakhir, namun masyarakat tetap diimbau tetap memakai masker bila keluar rumah dan ditempat umum seperti pasar dan pertokoan, selalu menjaga jarak (Physical Distancing) dan sering mencuci tangan memakai sabun.

Hal itu terlihat di Kampung Bandar pedadah, Kecamatan Sabak auh, Kabupaten Siak Tepatnya di tempat tempat keramaian, Rabu 07 April 2021 pagi.

Hal ini dilakukan Personel Koarmil 12/ PWK Sabak Auh,Kopda M.Kadfi, guna memberikan edikausi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi corona masih terus diterapkan.

Warga akan dilakukan cek suhu (Thermogun), diwajibkan menggunakan masker dan jaga jarak perorangan.

TNI (Tentara Nasional Indonesia) di Kabupaten Siak, turun tangan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Kodim 0303/Bengkalis melalui Koramil 12/PWK Sabak Auh, terus melakukan patroli mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak,Riau.

“Untuk menindaklanjuti arahan Kodim 0303/ Bengkalis dalam aplikasi di lapangan,
guna memutus mata rantai peredaran covid 19 di Siak” kata Kpda M.Kadfi kepada media ini, saat melaksanakan patroli prokes di Kampung Bandar Pedadah, kec Sabak Auh, kab Siak.

Koramil 12/ PWK Sabak Auh, sebagai aparat di wilayahnya, terang Kopda M.Kadafi, memiliki tanggung jawab moril untuk turut memberikan edukasi pemahaman tentang penyebaran covid 19.

“Sosialisasi dan imbauan tentunya dilaksanakan secara persuasif dan humanis, dengan harapan warga akan sadar untuk mematui protokol kesehatan,” pungkasnya.(rls/in)