Mediacakra89. com (PEKANBARU)
– Menjaga kedaulatan pangan, Detasemen Intelijen Kodam XIX/Tuanku Tambusai berhasil mengamankan dan menggagalkan upaya penyeludupan KM Anisa 89 GT 33 yang sedang melakukan aktifitas bongkar muat berupa komoditas puluhan ribu ton bawang illegal di jalur tidak resmi Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.
Dalam operasi tersebut, personel Deninteldam bertindak cepat menghentikan kegiatan ilegal dan mengamankan kapal beserta seluruh awaknya. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan muatan bawang merah, bawang putih, bawang bombay, serta cabe kering dengan total mencapai puluhan ton tanpa dokumen resmi, disertai indikasi kuat manipulasi manifest muatan.
Keberhasilan ini tidak hanya menyelamatkan potensi kerugian negara, tetapi juga mencegah peredaran komoditas ilegal yang berisiko mengganggu stabilitas harga dan merugikan petani lokal. Hal ini menegaskan pentingnya kehadiran TNI AD dalam mendukung pengawasan distribusi pangan di wilayah.
Sebagai tindak lanjut, pada 1 April 2026, barang bukti dengan total berat 48,39 ton secara resmi diserahkan kepada Balai Karantina Provinsi Riau guna proses penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan akan terus meningkatkan intensitas operasi dan pengawasan di wilayah pesisir, khususnya pada jalur-jalur tidak resmi yang rawan dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal, serta memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga stabilitas pangan dan keamanan wilayah. (Pendam19)







