Mediacakra89.com (SIAK)
– Pemerintah Kampung Kayu Ara Permai gandeng PT Imbang Tata Alam (PT ITA), Laskar Mandiri MSB, BPKP Kabupaten Siak, Kecamatan Sungai,Apit, Koramil Sungai Apit, dan Polsek Sungai Apit menggelar sosialisasi pencegahan penyakit masyarakat (pekat) di Aula Teras Bakau, Mangrove Sungai Bersejarah, Kecamatan Sungai Apit.
Kegiatan dihadiri Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar, Kapolsek Sungai Apit Iptu Budiman S. Dalimunthe, Ketua BPKP Siak Fahrizal, Penghulu Kampung Kayu Ara Permai Abd. Razak, CSR Coordinator PT ITA Arip Hidayatuloh, serta unsur kepala dusun, RT/RW, Karang Taruna, pemuda, dan masyarakat setempat.
Pemerintah Kampung Kayu Ara Permai berterima kasih kepada Perusahaan, TNI/Polri, Laskar MSB, dan instansi terkait sehingga kegiatan sosialisasi Pekat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar dapat terlaksana. Sebut Penghulu Razak saat sosialisasi pada Jum’at, (13/2/2026).
“Hendaknya sosialisasi ini menjadi benteng kepada masyarakat dan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh dengan perbuatan melanggar hukum berupa Narkoba, Judi Online, Pencurian, maupun kejahatan lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat lain” Tutupnya.
Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut dan menilai kolaborasi lintas sektor penting untuk menjaga ketertiban masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif untuk mencegah penyakit masyarakat. Sinergi antara perusahaan, aparat, dan masyarakat perlu terus diperkuat,” ujarnya.
Kapolsek Sungai Apit Iptu Budiman S. Dalimunthe mengatakan pihak kepolisian terus melakukan langkah pencegahan melalui penyuluhan dan pembinaan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah narkoba, judi online, dan pencurian. Jika ada persoalan di lapangan, silakan disampaikan agar bisa ditangani,” katanya.
Sementara itu, CSR Coordinator PT ITA Arip Hidayatuloh menyebutkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kami ingin masyarakat, khususnya anak muda, memiliki aktivitas yang positif dan terhindar dari pengaruh negatif,” ujarnya.
Ketua BPKP Siak Fahrizal menambahkan, edukasi mengenai dampak sosial dan konsekuensi hukum penyakit masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, para pihak berharap kesadaran masyarakat Sungai Apit semakin meningkat sehingga penyakit masyarakat dapat ditekan dan keamanan wilayah tetap terjaga.(Rls)







