Mediacakra89.com (SIAK) – Ratusan Masyarakat dan Aliansi masyarakat Suka Mulya menggeruduk dan mendesak Kepala Kampung Aminur Setiadi mundur dari jabatannya. Masyarakat menilai kinerjanya belum mencerminkan sebagai pemimpin dan pengayom dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik sebagai Penghulu.
Bukan asal geruduk, di berhentikannya Kaur Pembangunan secara sepihak tanpa mekanisme, serta tidak adanya transparansi pengelolaan anggaran Pemerintah Kampung, menunjukkan arogansi seorang Pemimpin kepada masyarakatnya, berdampak tuntutan mundur dan mosi tidak percaya kepada sang Penghulu. “Ungkap M. Nur Hoppy kepada media ini”.
Dugaan ratusan juta SPJ fiktif berupa pencairan dana Karang Taruna dan Pemuda, dana Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) yang tidak di realisasikan selama beberapa tahun, Pengerasan jalan di jalur 1 yang tidak terlaksana, Pemberdayaan ternak bebek, sapi, dan lele, hingga Hasil PAD Kampung kebun kelapa sawit yang tidak maksimal di gunakan, menjadi jawaban aksi gerakan masyarakat pada Jum’at,(30/9/2025) di gedung pertemuan Kampung Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.
Dalam audensinya, Kordinator Aliansi Masyarakat Suka Mulya M. Nur Hoppy, juga menyampaikan bahwa Penghulu sudah meminta maaf dan berkomitmen akan mengembalikan semua anggaran yang belum di realisasikan. Namun mosi tidak percaya tidak dapat di hindarkan, serta desakan Penghulu mundur dari jabatannya, tetap di gulirkan.
“Mosi tidak percaya tetap kami gulirkan melalui Bapekam agar di teruskan kepada Bupati Siak untuk menonaktifkan atau mencopot Penghulu Aminur Setiadi dari jabatannya”
Camat Dayun Wahyudi S.STP, sangat menyayangkan atas peristiwa tersebut. Semua unsur hendaknya bisa menahan diri dan menjaga kondusifitas. Kalaupun ada temuan penyimpangan dalam kegiatan serahkan kepada lembaga auditor yang memiliki kewenangan agar segera di investigasi.
“Saya berharap jaga kondusifitas dan tahan emosional. Jangan menggiring opini memaksakan kehendak, melakukan yang bukan wewenangnya. Percayakan kepada lembaga jyang mempunyai fungsi melakukan pemeriksaan atau penyelidikan”, Ujar Wahyudi
Sedangkan Penghulu Kampung Suka Mulya Aminur Setiadi tidak dapat di konfirmasi, hingga berita ini di terbitkan.
Laporan : Sutikno








