Mediacakra89.com (SIAK)
– Pelayanan BRI Unit Sungai Apit dinilai kurang memuaskan bagi nasabah perorangan.Terkesan lambat dan tidak efisien. Nasabah yang akan melakukan transaksi tunai mengeluhkan lamanya panggilan antrian oleh petugas di dalam ruangan BRI. Kamis , (27/3/2025)
Pelayanan petugas di teller Unit BRI Sungai Apit ini di duga lebih mengutamakan nasabah bisnis non antri. Hal ini kesannya mengabaikan waktu tunggu nasabah lain yang akan melakukan transaksi, sementara di pelayanan teller yang ada cuma satu meja.
Kejadian ini di alami oleh nasabah Sutikno yang saat itu hendak melakulan penarikan tunai dari buku rek PT Media Cakra Rwanda Grup atau di pindahkan ke rek pribadinya. Butuh waktu lama menunggu proses, namun transaksi tersebut tidak juga dapat di realisasikan oleh petugas BRI, dengan dalih sedang di abdet.
“Sabar ya Pak data Media Cakra belum konek di google sedang di abdet masih dalam.proses”, ujar Wibi petugas CS
Menurutnya, sebagai petugas kita harus verifikasi dulu identitas nomor rekening, dan di sistem juga tidak menjelaskan detail identitas pengurus, bahwa PT Media Cakra ini direkturnya adalah Lukman, sehingga agar tidak kesannya mempersulit datanya kita abdet ulang dan melengkapi secara administrasi foto copy berupa akta notaris dan menkumham, untuk transaksi pencairannya pak. Kata Wibi lagi.
Merasa kesal atas keterangan Wibi bahwa PT Media Cakra Rwanda Grup di sebut tidak dapat di abdet dan di google nama direkturnya Lukman, Sutikno pun lantas menyanggahnya.
“Media Cakra ini berdiri tahun 2021, sejak ada kontrak kerja sama publikasi berita dengan Pemda Siak, sejak itu pula mencairkan uangnya di BRI ini. Buku tabungan atas nama PT Media Cakra Rwanda Grup di buat juga di BRI ini”. Ujarnya
Anehnya lagi baru sekarang di tanya legalitasnya Media Cakra, sementara buat rek PT Medi Cakra Rwanda Grup sudah melalui prosedur dan kelengkapan administrasi yang di butuhkan BRI. Melalui rek Media Cakra sudah berulang kali melakukan transaksi di BRI ini bang, jadi kalau masih di ragukan legalitasnya, tak usah abang bantu lagi pencairannya. Biar saya besok temui Pimpinan Cabang BRI Siak aja. “Ucap Sutikno kepada Wibi sembari keluar ruangan”.
“Sebagai Pemimpin Redaksi sangat menyayangkan apa yang di sampaikan petugas CS Wibi, bahwa di sistim tidak menjelaskan detail identitas kepengurusan. Parahnya lagi Wibi menyebutkan Direktur PT Media Cakra itu di sistim bernama Lukman”
Atas kejadian ini Sutikno pun menyampaikan pesan moralnya kepada petugas Unit BRI Sungai Apit agar tidak terulang kejadian yang sama kepada nasabah lain.
“Jangan bedakan nasabah dalam antrian, teliti dalam infut data, sehingga tidak menimbulkan persepsi buruk di kalangan nasabah lain”.
Laporan : Sutikno







