Puluhan Warga Mengkapan Menggelar Aksi Demo di Pelabuhan Roro Tanjung Buton

SIAK – Paska peresmian dan beroperasinya pelabuhan penyebrangan Roro di Tanjung Buton, puluhan warga dari berbagai elemen menggelar aksi demo di Pelabuhan Roro Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Minggu, (9/3/2025)

Aksi demo masyarakat ini di picu beredarnya informasi larangan sepihak dari pihak Kementrian Perhubungan, terhadap jasa angkutan (travel) milik warga tempatan plat hitam, untuk tidak mengangkut penumpang dari area pelabuhan Roro Tanjung Buton.

Bacaan Lainnya

Dalam orasinya masyarakat minta kepada Pimpinan yang ada di pelabuhan penyeberangan Roro ini, agar tidak ada membatasi bagi warga tempatan Kampung Mengkapan untuk beraktifitas dalam mencari rezeki. Baik travel plat hitam, jualan di area Pelabuhan, maupun pekerja buruh harian lepas, jangan di batasi dan di persulit.

“Kami minta kepada instansi terkait jangan melarang travel plat hitam mengangkut penumpang yang keluar dari Roro, kami warga asli di sini, kami lahir dan di besarkan di Kampung Mengkapan ini, kami cuma cari makan, jadi jangan di larang dan di persulit”, Jelas Najip Efendi dalam orasinya.

Saat masa sedang mulai orasi, terjadi kericuhan warga dengan salah seorang yang mengaku sebagai pihak Koperasi angkutan dari luar. Hal ini sempat menambah kondisi menjadi ricuh. Menyikapi situasi tersebut, salah seorang warga menyampaikan agar tidak mencampuri kegiatan aksi yang sedang berlangsung.

“Sebaiknya abang tidak usah mencampuri aksi tuntutan masyarakat tempatan di sini”. Ucap Angga.

Di dampingi warga Mengkapan, anggota DPRD Kabupaten Siak Alfitra, SH, MH, membacakan 5 tuntutan yang di tujukan kepada Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Riau Muttaqin, ST, M, MTr dan Kasatpel Pelabuhan Roro Mengkapan Ajie Panatagama, ATD, MT, Saya berharap 5 tuntutan warga ini agar di realisasikan. Tegasnya.

Menanggapi aksi demo warga tersebut, Kasatpel Pelabuhan Roro Tanjung Buton Ajie Panatagama mengucapkan terima kasih atas aspirasi demo warga yang di sampaikan kepada pihaknya, dalam memperjuangkan hak dan kepentingan masyarakat. Kami berkomitmen untuk mendengarkan aspirasi dan kepentingan masyarakat.

“Saya berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik, dan menerima aspirasi tuntutan warga yang di sampaikan, terkait operasional Pelabuhan Roro Tanjung Buton yang masih ada beberapa hal yang perlu di selesaiakan. Saya berharap kita dapat bekerja sama mencapai tujuan membangun Pelabuhan yang lebih baik dan memperjuangkan kepentingan masyarakat”. Ujar Ajie kepada warga yang demo.

Laporan : Sutikno

Pos terkait