SIAK – Sugiono (49) Alias Bagong warga Dusun Doral RT 06 RW 03 Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, (19/2) menemukan termak sapinya di dalam kanal KM 02 PT Arara Abadi dalam kondisi mati dan mengenaskan. Kondisi sapi terapung, Kaki depan sebelah kiri hilang, leher sampai dengan dada terdapat bekas gigitan dan cakaran pada sapi, serta di temukannya jejak tapak kaki yang di duga hewan buas harimau. Selasa, (25/2/2025)
Sugiono menjelaskan kronologi ternak sapinya yang berjumlah 7 ekor. Seperti biasa setiap hari sapi tersebut di lepas dari kandangnya untuk mencari makan, dan menjelang senja sapi tersebut saya jemput kembali agar masuk ke kandangnya yang berada di belakang rumah. Seperti.biasa sebelum melakukan pekerjaan lain, saya harus ke kandang untuk melepas sapi agar mencari makan di sekitar hutan akasia PT Arara Abadi.
Melihat ternak sapinya di kandang tinggal 6 ekor, segera bergegas dengan bekal dan peralatan seadanya mencari keberadaan sapi yang di duga hilang pada malam harinya. Pada sekira pukul 10.00 Wib sapi di temukan di dalam kanal sudah mati dan terapung. Hanya pasrah melihat kejadian itu, namun tekad keinginannya semakin kuat mencari siapa pemangsa ternak sapi miliknya. Ujarnya kepada media ini.
Lanjutnya, sehari setelah kejadian posisi sapi sudah di atas batang kayu, namun empat hari kemudian yang terlihat tinggal bagian ekor dan bagian dalam perut. Atas kejadian ini saya pesan kepada warga yang melintas ataupun yang mempunyai hewan ternak agar selalu waspada dan berhati-hati adanya serangan hewan buas harimau kepada hewan ternak maupun kepada jiwa manusia.
“Sebagai warga tentunya saya berharap kepada Pemerintah Kampung Dosan, agar segera berkordinasi dengan pihak BKSDA untuk dapatnya menangkap hewan buas harimau yang selalu meresahkan masyarakat, serta keamanan bagi pemilik hewan ternak”. Harap Sugiono singkat.
Laporan : Sutikno








