Mediacakra89.com.(SIAK)
– Perseteruan antara binatang buas dan manusia nampaknya berkepanjangan. Salah seorang warga asal Perawang YASONIA ZEGA (43) tahun, bekerja di PT. SAS (Sunli Agroniaga Sukses) menjadi korban keganasan hewan buas harimau pada malam hari di Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.
Peristiwa tersebut terjadi pada Hari Selasa tanggal 16 Juli 2024 sekira pukul 20.30 Wib, saat itu korban sedang buang air kecil di belakang camp PT. SAS. Beberapa saat kemudian terdengar teriakan oleh rekan kerja korban (Ilham Sinaga) minta pertolongan, saat itu juga segera bergegas mendatangi sumber suara dan melihat seekor harimau sedang menyeret korban ke dalam perkebunan sawit.
Malam itu juga Ilham Sinaga bersama rekan kerja yang ada di camp melakukan pencarian korban. Sekitar 20 meter dari belakang camp perkebunan sawit PT. SAS, korban di temukan sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuh dan kepala dalam keadaan terpisah, Di bantu Babinsa Serka Irwan dan Bhabinkamtibmas Bripka Alfa Hasim, korban di evakuasi ke camp sambil menunggu pihak keluarganya untuk prosesi pemakaman.
Upika Sungai Apit melalui Kapolsek AKP Rinaldi Situmeang mengatakan, kami telah meminta bantuan pihak BBKSDA Provinsi Riau untuk segera melakukan pengamanan satwa buas di Kampung Penyengat, hal ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat maupun pekerja PT. SAS saat beraktifitas dari serangan hewan buas, mengingat lokasinya juga sulit di jangkau dan tidak ada jaringan seluler. Jelasnya.
Masih kata Kapolsek, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya serangan hewan buas kembali terjadi, kepada pihak perusahaan agar menambah penerangan di area luar camp, serta melaksanakan pengawasan kepada pekerja, dianjurkan tidak beraktifitas pada malam hari, serta menerapkan body syistem pada saat bekerja di area perkebunan. “Harap Rinaldi singkat”. (Sutikno)







