Peduli Anak Yatim, Camat Siak Kecil Syahnan Ady Kusuma Serahkan Paket Dan Santunan Dari PT. BSP

 

Mediacakra89.com.(BENGKALIS)
– PT. Bumi Siak Pusako bagikan 850 paket dan santunan di bulan suci Ramadhan 1444 H di wilayah operasional PT.BDP Pedada Siak. Penyerahan tersebut dilaksanakan secara simbolis di Main Office Pedada Area.          Rabu,(12/4/2023)

Bacaan Lainnya

General Manager PT. Bumi Siak Pusako, Ridwan dalam sambutannya mengatakan, agenda ini sebagai penyambung tali silaturahmi dengan masyarakat di sekitar wilayah kerja. “Jadi hari ini hajat kami adalah silaturahmi, kemudian memberikan paket ramadhan serta santunan”, Ujar Ridwan

Ia menambahkan, bahwa penyerahan paket ramadhan tahun ini paling banyak di area Pedada. Untuk tahun ini ada sebanyak 1000 paket yang di salurkan di 3 Kabupaten wilayah operasi PT. BSP, yakni Kabupaten Siak, Kampar dan Bengkalis. Lengkapnya, ada 850 paket yang diserahkan untuk 4 Kecamatan dengan 17 Desa di wilayah Pedada. Masing-masing Desa menerima 50 paket ramadhan dan 50 orang santunan anak yatim untuk tiap Kecamatan.

Di mulai dari Kecamatan Sabak Auh : Kampung Bandar Pedada, Rempak, Sei Tengah dan Bandar Sungai. Kemudian Kecamatan Pusako : Kampung Dusun Pusaka, Dosan, Perincit dan Pebadaran. Kecamatan Sei.Apit : Kampung Mengkapan dan Kampung Teluk Mesjid.

Sementara itu, sehari sebelumnya, tepatnya 10 April 2023, PT BSP juga menyalurkan 350 paket ramadhan dan santunan 50 orang anak yatim, yang diserahkan langsung secara simbolis kepada Camat Siak Kecil disaksikan oleh Bupati Bengkalis. Sasaran 7 Desa di Kecamatan Siak Kecil di antaranya : Desa Sei Nibung, Langkat, Lubuk Garam, Koto Raja, Sumber Jaya, Sepotong, dan Lubuk Gaung.

“Besar harapan kami, hendaknya masyarakat dapat melihat niat baik dari PT. BSP, dengan tidak menilai dari yang tampak pada paket ramadhan yang di berikan tersebut. Janganlah di lihat dari sedikit banyaknya paket dan santunan ramadhan yang di berikan, namun lihatlah niat baik silaturahmi kami”, Ungkapnya.

Lanjut Ridwan, pihaknya juga menuturkan maaf jika selama ini ada operasi di wilayah kerja Pedada khususnya, yang mengusik kenyamanan masyarakat. Ridwan akui, hal tersebut terjadi lantaran penggunaan fasilitas di blok Pedada yang sudah melewati economic limitnya, dan ini akan menjadi perhatian Perusahaan.

“Blok ini sudah dikelola lebih dari 40 tahun, memang umur fasilitas itu economic limitnya 30 tahun dan sudah dipakai lebih, kami akan terus berupaya meminimalisir resiko tersebut”, untuk itu kata Ridwan, ia berharap masyarakat di sekitar wilayah kerja turut mendukung BSP dalam setiap operasi kerja yang lebih baik lagi.

Sumber : Humas PT. BSP
Editor     : Sutikno

Pos terkait