Mediacakra89.com.(SIAK)
– Rumah tangga tidak selamanya bisa berjalan harmonis. Banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya keretakan bahkan sampai dengan ke jalan penceraian antara suami dan istri, yang seharusnya saling membina, menjaga, memuliakan dan menghormati dalam biduk rumah tangga.
Namun tidak demikian harmonis yang di alami pada kehidupan rumah tangga salah seorang pasangan suami istri YAP (23) tahun dan SM (22) tahun sudah di karuniai 2 orang anak, berdomisili di RT/RW 003/001 Kampung Teluk Merbau Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, beberapa hari ini telah menghebohkan warga setempat atas kaburnya istri sah YAP bernama SM yang sampai saat ini belum di ketahui keberadaannya. Selasa, (20/9/2022).
Awalnya pada saat sang suami (YAP) sedang mencari istrinya dan bertemu dengan salah seorang awak media di Pelabuhan Rakyat Tanjung Buton Kampung Mengkapan, tanpa sungkan YAP menyampaikan awal kejadian kepergian istrinya yang sampai saat ini belum kembali. Ia (YAP) bertutur, musibah ini terjadi pada tanggal 17/9/2022 ketika saya sedang bekerja sebagai BHL muat buah kelapa sawit yang tak jauh dari kediaman kami.
Pada pukul 17.00 Wib saya pulang ke rumah, cuma ke dua anak saya yang ada di rumah. Mereka menyampaikan,”Mamak pergi cari brondol sawit”, tak lama kemudian sayapun melanjutkan pekerjaan muat buah sawit sampai dengan pukul 10.00 Wib, mengetahui hanya ke dua anak saya yang sudah tertidur tanpa istri saya di rumah, malam itu juga saya mencari ke rumah orang tuanya, namun istri saya (SM) tidak ada dan saya juga langsung pulang ke rumah. Ucapnya.
Masih kata (YAP), pada tanggal 18/9/2022 pagi harinya saya di telpon oleh bude saya Inem (40) tahun dan mengatakan bahwa istri saya ada menitipkan sepeda motor. Tak lama kemudian saya pun sampai di rumah bude Inem, ianya langsung menyerahkan sepeda motor dan secarik kertas yang di dapat dari jok sepeda motor, yang salah satu isinya “saya kerja keluar kota, jangan di cari lagi dan urus surat cerai kita”. Merasa yakin belum terlalu jauh kepergiannya, dan ada terbaca WA di HP yang di tinggalkan istri saya, pernah ke Sungai Apit, sayapun menuju untuk mencarinya hingga sore sambil bertanya orang yang di temui, namun tak juga membuahkan hasil, akhirnya sayapun pulang ke rumah.
Kemudian pada tanggal 19/9/2022 saya masih melanjutkan pencarian kepada istri saya mengarah Pelabuhan Tanjung Buton Kampung Mengkapan, yang kuat dugaan saya keberangkatannya akan melalui kapal penumpang. Namun belum juga membuahkan hasil. Ketika awak media menanyakan kembali kepada YAP, “Sampai kapan di lakukan pencarian kepada istri abang (SM) yang sudah beberapa hari kabur dari rumah dan belum di temukan”.
Ia (YAP) mengatakan, saya akan terus berusaha mencarinya bang, ucap YAP lesu.(Sutikno)








