Mediacakra89.com.(SIAK) – – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Siak terus mengupayakan penanganan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak sapi dan sejenisnya. Hal ini tampaknya mulai membuahkan hasil.
Rabu, 27/6/2022
Dari 40 sapi yang terpapar di Kecamatan Kandis dan Tualang, 14 di antaranya telah dinyatakan sembuh. Demikian dikatakan Kepala Dinas Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Siak,drh Hj Susilawati MM kepadawartawan belum lama ini.
Menurutnya, sejumlah 14 ternak ini dinyatakan sembuh setelah mendapat Pengobatan dari Tim dokter hewan di lapangan.
“Alhamdulillah, meski baru 14 ekor, setidaknya sudah ada hasil dari upaya yang kami lakukan,” ungkapnya.
Sementara itu, 10 kasus yang dilaporkan di Kecamatan Tualang, 9 diantaranya sembuh, 1 ekor terpaksa di potong karena tidak bisa diselamatkan.
Sedangkan untuk kecamatan Kandis, sebutnya, menjadi yang paling banyak kasus. “Dari 30 ekor, baru 5 dinyatakan sembuh, dan 1 ekor mati,” kata Susi.
Dari 40 Kasus PMK yang dilaporkan, tidak ada untuk Hewan Qurban yang terpapar. Walaupun demikian, ujar dia, Pihak Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Siak akan terus berupaya melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyatakat, supaya penyakit menular ini tidak menyebar lagi ke Kecamatan lain.
Kendati demikian, dikatakannya, walaupun sudah banyak ternak yang sembuh, tetap perlu dilakukan upaya tambahan dari semua pihak, agar hasilnya maksimal.(advetorial)







