MDTA Raudharul Jannah Teluk Mesjid, Wisudakan 11 Santriwan Dan Santriwati

Mediacakra89.com.(SIAK)
– Sebanyak 11 orang santri MDTA Raudhatul Jannah, yang terdiri dari 5 santriwan dan 6 orang santriwati yang di wisuda untuk di serahkan kembali orang tuanya, sebagai Ahir pembelajaran untuk ke jenjang yang lebih tinggi. Kegiatan wisuda bertempat di sekolah MDTA RAUDHATUL JANNAH Kampung Teluk Mesjid Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Riau. Minggu, 5/6/2022

Bacaan Lainnya

Acara wisuda santriwan dan santiwati tersebut, di hadiri oleh Penghulu Kampung Teluk Mesjid yang di wakili Kadus Samuzir, Ketua FKDT Kecamatan Sungai Apit Abdul Razaq, S.Pd dan rombongan, Kasek MDTA Raudhatul Jannah Fiki Ardiansyah, A.md beserta majelis guru dan staf, Ketua RT, Komite MDTA Raudhatul Jannah Amirudin, Para tokoh, Wali murid dan para undangan.

Amirudin, Ketua Komite MDTA Raudhatul Jannah mengucapkan terimakasih kepada wali murid dan semua guru, atas partisipasi waktu dan tenaganya, sehingga acara wisuda dapat terlaksana setiap tahunnya dengan baik. Saya juga mohon maaf kepada bapak dan ibu sekalian, yang mana sebelum saya menjabat jadi komite di MDTA Raudhatul Jannah ini, saya menjabat kepala sekolahnya. Sebagai manusia biasa saya banyak kekurangan, baik tentang bertutur kata ataupun perbuatan saya yang kurang berkenan dalam memimpin sekolah ini, kiranya dapat di maafkan. Sebutnya

Pada kesempatan tersebut, Kasek MDTA Raudhatul Jannah Fiki Ardiansyah mengatakan, “Atas nama sekolah kami mengucapkan terimakasih kepada wali murid maupun kepada para undangan, yang sudah berkenan hadir pada acara wisuda ini. Tiga tahun yang lalu kita didik, kita bekali ilmu agama, dan saatnya pula anak – anak kita ini sudah layak di wisuda dan akan kita serahkan kembali kepada orang tuanya untuk melanjutkan pendidikan tingkat di atasnya”, ucap Fiki menutup sambutannya.

Ketua FKDT se-Kecamatan Sungai Apit Abdul Razaq, S.Pd dalam sambutannya menyebut, kepada Kepala Sekolah dan majelis guru untuk terus bergiat meningkatkan mutu pendidikan sekolah, agar anak didik kita mudah menyerap, mengerti dan memahami tentang ilmu agama, sebagai upaya cegah dini menghindari pengaruh negatif di sekitar lingkungan masyarakat.

“Tentunya dalam hal ini saya berharap, semoga kepada anak bapak dan ibu yang baru di wisuda, dapat melanjutkan ke sekolah yang lebih bernuansa ilmu agama Islam agar menjadi benteng dari pengaruh luar, yang sekarang ini sudah banyak merusak norma kehidupan di tengah masyarakat”, tutup Abdul Razaq dengan pantun khasnya.

Azhar, warga Kampung Teluk Mesjid salah seorang yang mewakili dari murid yang di wisuda pada saat itu mengatakan, “Kami atas nama wali murid, mengucapkan terima kasih kepada Kepala kepala sekolah dan guru MDTA Raudhatul Jannah, yang dulunya saat anak kami serahkan belum memiliki ilmu agama, Alhamdulillah berkat kesabaran dan kegigihan para guru, anak kami dapat di wisuda”, jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Azhar juga menyebut memohon maaf kepada kepala sekolah dan majelis guru, yang selama mendidik anak – anak kami bersebrangan dengan hati nurani para guru, karena perbuatan maupun kenakalannya selama ini, sekali lagi atas nama wali murid mohon kepada para guru untuk di memaafkan anak kami tersebut.

Di awali acara wisuda MDTA dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, di lanjutkan acara berikutnya berupa tarian persembahan, dan di akhiri dengan tepuk tepung tawar kepada seluruh santriwan dan santriwati yang di wisuda serta di tutup dengan pembacaan do’a oleh imam mesjid Zulkifli.(sutikno).

Pos terkait