Dinas Pendidikan Aceh Timur Akan Gadeng Kepolisian Percepat Vaksin Sekolah Dasar Usai Lebaran

 

Mediacakra89.com.(ACEH TIMUR)
– menyikapi laporan perkembangan ratusan murid Sekolah Dasar di Aceh timur yang belum mendapatkan vaksin, pihak dinas pendidikan usai lebaran berencana akan menggandeng pihak Kepolisian untuk percepatan pelaksanaan vaksin dosis 1.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut di sampaikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh timur Saiful Bahri, M.Pd, Kamis (7/4) usai penyampian laporan perkembangan vaksin tingkat pelajar SD, MI dan SMP, MTSN.

“harapan saya satuan pendidikan kepala sekolah membangun kerja sama muspika kecamatan, dengan kepala puskemas, untuk vaksin dosis 1, juga mempercepat vaksin dosis 2. Angka ini baru 63 persen dan tagrget capaian kita dalam 1 bulan ini dosis 2 mencapai 93 persen”.

Ditempat yang sama kepala Bidang Pendidikan Dasar Rildwan, S.Pd, mengatakan, terdapat 6 sekolah dasar di mana kepala sekolah tersebut sama sekali belum melaporkan vaksin dosis 1. Antara lain SDN Sijudo, SDN 3 Blang Dalam, SDN HTI Kreung Tuan, SDN 3 Lokop, SDN Trom, dan SDN Alue Tiwi.

melihat posisinya, lanjut Rildwan posisi sekolah itu ada yang berada didaerah terpencil, disamping itu juga ada sekolah tersebut dalam posisi akan diserah terimakan ke pemerintah Kota Langsa.

Dirinya mengakui ini temuan pihak dinas, dan pihak berjanji menindak lanjuti temuan itu. Namun Kabid tersebut membantah kondisi ini sama sekali bukan menelantarkan program vaksin. Akan tetapi pihak dinas mengakui seperti SDN Sijudo telah menempatkan Korwil.

“Korwil tersebut telah diberi tugas melakukan sosialisasi dengan melibatkan Kapolsek, Danramil, dan pihak dinas perlu turun ke lapangan untuk mencari tahu alasan sekolah itu belum melaporkan capaian vasksin Dosis1″.
Selama perjalanan tersebut, dinas berkeinginan bagi orang tua murid enggan vaksin anaknya, pihak berencana menunda berbagai bentuk bantuan.

Namun kami diserang dan disalahkan wakil rakyat dan masyarakat. statement saya untuk vaksin keras, tidak boleh dicairkan beasiswa, namun yang mau tetap mau yang tidak tetap tidak mau, kembali Saiful Bahri ungkapkan.
Harapannya, juga para orang tua menyadari pentingnya vaksin kepada anak mereka, pada nantinya mampu meningkatkan imostimulan (kekebalan tubuh).

Hingga saat ini data vaksin tahap 1, untuk uisa 6 hingga 11 tahun di lingkungan dinas pendidikan Aceh Timur mencapai 63 persen dengan total capaian 51 ribu pelajar terdiri dari SD MI, dan SMP MTSN.
khusus pelajar SD capaian dosis 1 berjumlah 44.300 pelajar, sedangkan kalo SMP berjumlah 11 ribu lebih siswa. Pengolahan data vaksin di lingkungan dinas pendidikan Aceh Timur berlangsung Setiap hari, data vaksin selalu diperbaharui oleh sejumlah tenaga operator. (fs)

Pos terkait