Mediacakra89.com(Kreung Geukuh)
– Ribuan ikan mati terapung diperairan pinggir pantai pelabuhan PT. Pupuk Iskandar Muda Kreung Geukuh Aceh Utara. Penyebab kematian tersebut beberapa waktu lalu itu hingga saat ini dalam penyelidikan pihak terkait.
Kepala Badan lingkungan Hidup (BLHK) dan Kebersihan Aceh Utara T.Cut Ibrahim kepada wartawan rabu (9/2/2022) menjelaskan, pihak nya sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan penyebab kematian ribuan ikan dari berbagai jenis termasuk kepiting di lokasi tersebut.
Ketika ditanyai wartawan apakah peneyebab matinya ribuan ikan tersebut, T.Cut Ibrahim mengungkapkan, petugas laboratrorium tengah mengecek sample air di lokasi tersebut.
“Jadi begini, biarkan tim kami bekerja dilapangan mengecek penyebab kematian ikan tersebut, dan kita tidak dapat menyimpulkan bahwa ini berasal dari limbah atau bukan, Jadi yang jelas bila tim kami selesai bekerja, nanti akan kami beritahukan hasilnya.”
Lanjutnya, kalaupun hasil pengujian di lapangan Badan Lingkungan Hidup Aceh Utara ditemukan adanya dugaan pencemaran air, dan mengarah kepada uji lab berikutnya, maka pihaknya akan meneruskan pengecekan sample air ke Badan Riset dan standarirsasi Industri (BARISTAND) tingkat Propinsi”.
Sementara itu Humas PT.Pupuk Iskandar Muda (PT.PIM) Kreung Geukuh, Nasrun menyatakan pihaknya sama sekali belum mengetahui adanya informasi kematian ikan dalam jumlah besar di areal pinggir pelabuhan tersebut.
“Biasanya kalau terjadi adanya ikan dan hewan air lainya mati seperti itu, Tim dari BLHK Aceh Utara yang turun ke lapangan mengeceknya, begitu juga kalau ada pengaduan dari masyarakat bila ditemukan adanya ikan mati, maka yang menjawab itu pihak BLHK.”
Salah seorang warga Desa binaan PT.PIM, Isa mengungkapkan, kematian ikan secara berkesinambungan hingga mengapung dipermukaan air, lokasi nya di pinggir pelabuhan PT.PIM dan sudah berlangsung beberapa hari belakangan ini. Namun kematian ikan dari berbagai jenis termasuk kepiting, masih ditemukan siang tadi bahkan kurun 2 hari itu jumlahnya mencapai ribuan ekor. (fs)








