Mengabaikan Aturan, Proyek Semenisasi Jalan Anggaran DD Tahun 2021 Kampung Teluk Mesjid Baru Di Kerjakan Februari 2022

Mediacakra89.com.(SIAK)
– Terkait pekerjaan semenisasi jalan yang tak kunjang selesai dikerjakan diakhir tahun 2021, baru dilanjutkan pengerjakannya pada bulan Februari 2022 yang beralokasi di Sialang Para, Dusun lV Merambai Kampung Teluk Mesjid Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Provinsi Riau.
Sabtu (5/2/2022).

Bacaan Lainnya

Sebelumnya sempat heboh diberitakan oleh beberapa media terkait dengan proyek fisik semenisasi jalan yang berlokasi di Dusun lV Merambai yang belum selesai pengerjaannya, ternyata tidak hanya itu, semisasi jalan di Sialang Para Dusun juga belum siap dikerjakan.

Penghulu Kampung Teluk Mesjid, Ferli Sunarya saat dijumpai beberapa awak media di lokasi pekerjaan semenisasi jalan, Sialang Para, Jum’at (4/2/2022) mengungkapkan, “terjadinya keterlambatan pekerjaan semenisasi ini, karena warga setempat tidak ada yang mau bekerja, terpaksa saya datangkan tenaga kerja luar dari Sungai Pakning”. Ucap Ferli.

Ditanya lagi, mengapa warga tidak mau diajak bekerja, Ferli mengaku tidak tahu. “Mungkin pekerjaanya tanggung” sambung Ferli.

Berbeda pula dari pengakuan beberapa warga yang bertemu wartawan, menyebutkan sangat kecewa kepada Penghulu Ferli yang mengerjakan proyek semenisasi jalan, bukannya warga Kampung Teluk Mesjid, malah membawa orang luar daerah dari Sungai Pakning, seolah ada yang tidak boleh di ke ketahui oleh warga tentang pekerjaan proyek tersebut. Ungkap warga yang enggan menyebut namanya.

Dari lokasi pengerjaan, awak media melihat Penghulu Ferli sedang mengawasi sebanyak 6 orang tenaga kerja, yang saat itu mengerjakan semenisasi jalan lebih kurang baru 10 meter yang baru siap dikerjakan. Saat melihat adanya kedatangan beberapa wartawan di lokasi pekerjaan, tampak sekali wajah Ferli sangat kesal terkesan tidak mau bersahabat, sampai membanting HP ke jok honda sambil menyingsingkan bajunya ke atas layaknya seorang preman seakan ngajak menantang untuk berlkelahi.

Adapun besarnya Dana yang dianggarkan untuk pembangunan jalan semenisasi di Sialang Para Dusun lV Kampung Teluk Mesjid tersebut yakni sebesar Rp. 81.658.650,- dengan panjang 65 meter, lebar 3 meter dan tinggi.0.15 meter. Sumber dana dari Dana Desa Tahun 2021, dengan hari pelaksanaan, selama 13 hari kalender.

Sedangkan semenisasi Jalan Dusun IV Merambai Kampung Teluk Mesjid, menggunakan anggaran sebesar Rp.188.226.000,- dengan ukuran panjang 285 meter, lebar 22,5 meter dan tinggi 0,12 meter yan bersumber dari Dana Desa 2021 yang di alokasikan dalam APBN pusat.

Dari beberapa sumber yang dapat di konfirmasi awak media di antaranya,
Ketua Bapekam Kampung Teluk Mesjid Musliyadi melalui whatsAppnya mengaku pening selaku pengawasan. “Pening dibuatnya dan kami juga sudah mengingatkan, malah kami sudah menyurati ke Kecamatan”, namun tidak di indahkan.

Begitu juga dengan Kerani Kampung Teluk Mesjid Rafi Marianto, saat ditanya melalui sambungan teleponnya menjelaskan, alasan Penghulu Ferli Sunarya saat dirinya menanyakan terkait keterlambatan pengerjaan jalan tersebut, Penghulu mengatakan menunggu mesin Molen yang masih di pergunakan untuk pengerjaan jalan Dusun lV Merambai yang belum siap.Jawab Rafi kepada awak media.

Sementara Tri Mulyono, selaku pendamping Kampung Teluk Mesjid juga menyebut, bahwa dirinya sudah berkali-kali mengingatkan Ferli sebelumnya.

Menurut Tri, memang dana semenisasi Jalan di Sialang Para tersebut lambat cairnya, karena jalan tersebut tahap ketiga. Kalau tak salah sekitar tanggal 26 atau 27 Desember kemaren cairnya, tapi semenasi jalan yang di Merambai, itu tahap kedua. “Kenapa juga tidak selesai dikerjakan, sedangkan Camat Wahyudi juga sudah mengingatkannya, sampai-sampai pak Camat memberi jangka waktu sekian hari kedepan kepada Ferli agar menyiapkan pekerjaanya,” kata Tri, selaku Pendamping Kampung.

Sementara Abu Anuar, Pendamping Kecamatan Sungai Apit melalui whatsApp, juga menjelaskan bahwa dari Kecamatan sudah menyurati, bahwa akhir tahun per 31 Desember 2021 tutup buku, jika tidak terkejar, terpaksa Dana disilfakan ke rekening desa.

Demikian juga halnya dengan Bapekam lanjut Anuar, mereka juga sudah menyurati ke Desa dan ke Kecamatan, agar proyek fisik yang tidak selesai di kerjakan sampai akhir tahun 2021 supaya tidak di lanjutkan dan dananya di silfakan, tapi Penghulu Ferli tetap melaksanakan pekerjaaannya
“Kalau tak selesai, itu murni kesalahan penghulu,” tambah Abu Anuar

Camat Sungai Apit Wahyudi, S.STP ketika dikonfirmasi awak Mediacakra89.com melalui selulernya belum dapat mengangkat Ponselnya hingga berita ini dipublikasikan.(Ibrahim).

Pos terkait