Mediacakra89.com.(SIAK)
– Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) adalah wadah berkumpulnya guru mata pelajaran, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan Nasional dan kreatifitas tenaga pendidik, khususnya guru bidang studi IPS Rayon I Kabupaten Siak, menggelar kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) bertempat di SMPN 1 Pusako Kampung Benayah Kabupaten Siak Provinsi Riau.
Sabtu, (22/1/2022).
Kepala Sekolah SMPN 1 Pusako Asri Seni Vinal, S.Pd, M.Pd kepada awak media menyampaikan bahwa, “Kegiatan MGMP Rayon I yang laksanakan ini di peruntukkan bagi seluruh guru tingkat SMP bidang studi IPS dari Kecamatan Sungai Apit, Kecamatan Sabak Auh dan Kecamatan Pusako.
Pesannya, agar kepada insan pendidik yang mengikuti kegiatan MGMP, agar selalu meningkatkan profesionalisme dalam mengajar dan mendidik. “Alhamdulillah tenaga pendidik mengikuti kegiatan ini sangat antusias “, jelas Vinal.
Sementara itu, Ketua MGMP Rayon I bidang studi IPS Deni Setiawan, S.Pd mengharapkan agar setiap peserta kegiatan MGMP ini mampu untuk menguasai secara mendalam bahan mata pelajaran dan cara mengajarnya. Ianya juga menambahkan agar kegiatan MGMP ini terus dapat berkelanjutan, sehingga dapat berguna dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya bidang studi IPS di Kabupaten Siak.
“Tak bisa di pungkiri lagi, kegiatan MGMP ini menjadi bekal yang amat penting bagi tenaga pendidik yang bertujuan untuk melahirkan generasi muda yang cerdas di negeri ini. Semoga kegiatan ini terus berkesinambungan dan dapat melahirkan tenaga pendidik handal dan profesional,” tutup Deni.
Nara sumber MGMP bidang studi IPS Rayon I Heriani, S.Pd, dalam materinya yang di sajikan tentang ” Strategi Pembelajaran Pencatatan Cornel “, mengatakan agar para pendidik yang mengajar media mengajarnya tidak harus berfokus dari satu sumber, diantaranya dari buku paket sekolah yang selama ini ada di siapkan oleh pemerintah, namun di harapkan juga dapat mengambil dari sumber lain baik dari Youtube, artikel, dan Internet.
Dengan demikian materi yang di sajikan tenaga pendidik kepada peserta didik dapat mudah dicerna, dipahami sehingga sasaran pendidikan yang diharapkan pemerintah khususnya lingkungan sekolah dapat tercapai secara maksimal dalam mengimbangi kemajuan tehnologi pada saat ini, tutur Heriani, S.Pd mengakhiri ucapanya.(sutikno)








