Mediacakra89.com (Lhoksukon)
– Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara, hingga sore ini (2/1) kian meluas di seluruh desa dalam 9 Kecamatan, salah satunya Kecamatan Lhokdsukon.
Pantuan Reporter Media Cakra, kondisi banjir terparah saat ini adalah Kecamatan Lhoksukon yang mengalami ketinggian air di atas 1 meter dan berada di pusat Kota Lhoksukon dan beberapa Desa sekitar nya. Dimana banjir tersebut berasal luapan air sungai kreung Kreuto. Salah satu tanggul sungai Kreug Keureto berada di Desa Brandang.
Camat Lhoksukon Hanifza Putra, S.STP, M.si, menyebutkan12 Desa yang terparah terendam banjir dengan ketinggian air rata-rata 1 meter. Adapun rincian sebagai berikut, Meunasah Rayeuk jumlah yang mengungsi 210 jiwa jumlah KK 155, Desa Meucat jumlah pengungsi 150 jiwa jumlah KK 230, desa NGALT jumlah pengungsi 700 jiwa KK 200, Desa Manyang jumlah pengungsi 1600 jiwa KK.350, Babah Geudubang jumlah pengungsi 400 jiwa, KK 136, Kreung LT jumlah pengungsi 176 jiwa KK 77, JOK LT jumlah pengungsi 450 jiwa, KK 210, Meuriya jumlah pengungsi 180 jiwa, KK 45, Gampong Blang jumlah pengungsi 1369 jiwa, KK 361, Gampong Beuringen jumlah pengungsi1.369 jiw KK 182
Sementara itu jumlah desa mengalami banjir bertambah satu lagi yakni Gampong Beurandang, PJ Geuchik Beurandang Sofyan menyebutkan, sampai malam ini pukul 21,11 wib pihaknya terus mempersiapkan lokasi pengungsian di beberapa titik.
“untuk malam ini pak, lokasi ketinggian air di rumah penduduk rata-rata 1 meter lebih, untuk mempercepat penanganan evakuasi, salah satu titik lokasi pengungian disediakan mushalla bagi warga, Selain itu kami juga sejak sore tadi telah menyiapkan dapur umum”
Selain menenggelamkan rumah penduduk, fasilitas pemerintah seperti sekolah rumah ibadah dan juga kantor kepolisian juga ikut terendam banjir.(fs)








