Media cakra89. com (SIAK) – Eks Karyawan PT.SGJ yang telah habis masa kontrak sebanyak 15 Kru (180 Orang Karyawan) gelar Aksi Unjuk Rasa ke PT.Chevron Pacifik Indonesia (CPI), yang terbagi di Pintu Masuk Operasional PT.CPI
Massa/ Eks Karyawan PT. SGJ mulai berkumpul di Gate I Al Fatah Chevron Minas sekitar 30 Orang untuk melakukan aksi Unjuk rasa dengan menutup pintu akses PT.CPI Mesjid Al Fatah Minas Kecamatan Minas Kabupaten Siak. Jumat, (4/6/21)

Adapun Tuntutan Mantan Karyawan PT.SGJ dan Eks Karyawan Lainnya Sebagai Berikut :
– Kami Karyawan PT.SGJ dan SPC ERE yang terkena dampak Pemutusan Hubungan Kerja ahar diberi kepastian bulan dan tahun untuk dapat bekerja kembali dikontrak SHR ( Limbah Manual dan disampaikan langsung oleh Pihak Pemberi Kerja CPI ) yang terkait.
– Jika Pihak Chevron tidak bisa melanjutkan kontrak SHR dan dialihkan ke pertamina kami Seluruh Karyawan PT.SGJ dan SPC ERE terutama masyarakat Minas meminta untuk diprioritaskan atau di utamakan dalam peralihan ke Pertamina tanpa membuka lowongan untuk Umum
– Kami karyawan PT. SGJ meminta pemerintah setempat turut untuk andil dalam proses peralihan ke pertamina jika Pihak CPI tidak dapat melanjutkan kontrak SHR atau Limbah manual
– Kami karyawan PT.SGJ dan SPC Ere meminta pemerintah membantu segala proses secara terbuka dan lebih pro ke masyarkat minas karena ini menyangkut kehidupan masyarakat Minas yang terkena dampak Pemutusan Kerja / PHK
Sekira Pukul 10.25 WIB Kapolsek Minas dan Camat Minas beserta Disnaker Kabupaten Siak melakukan negoisasi terhadap massa aksi agar bersedia menunggu Hasil yang akan di sampaikan oleh Disnaker Kabupaten Siak kepada Bupati Siak.(TKN)







